Minggu, 18 Desember 2016

Macam Macam Sholat Sunnah Lengkap



Rukun sholat
1.    kasdu: yaitu rukun hati (kalbu) ada satu yaitu niat.
2.    ta'rud yaitu rukun ucapan atau lisan (kauli) ada lima yaitu:
1)   baca takbiratul ihram, 2) baca al fatihah, 3) baca tahiyat, 4) baca salawat, 5) baca salam.
3.    ta'yin yaitu rukun anggota (fi'li) ada 12 yaitu 1) berdiri menghadap kiblat, 2) mengangkat takbir 3) rukuk 4) tumakninah 5) iktidal 6) tumakninah 7) sujud 8) tumakninah 9) duduk antara 2 sujud 10) tumakninah 11) duduk tahiyat 12) menoleh salam, tuma'ninah: diam sebentar menyempurnakan rukuk,
 macam macam sholat sunnah
1.              SHOLAT RAWATIB
Sholat rawatib Yaitu solat sunnah yang dikerjakan sebelum solat  fardhu atau sesudah solat fardhu. Sholat rawatib ada 2 macam yaitu:
1)   Mu’akkad (sangat dianjurkan)
2)   Ghairu mu’akkad (tidak ditekankan untuk melakukannya).
Adapun solat sunnah yang mu’akkad yaitu
a.    Sholat Sunnah zhuhur atau duhur
Sunnah zuhur ada 2 macam yaitu solat sunnah sebelum duhur dan solat sunnah setelah duhur.
Solat sunnah sebelum solat duhur itu 2 rakaat dinamakan sunnah duhur qabliyah,
Niatnya: “ushallii sunnatazh zhuhri rak'ataini qabliyyatan lillaahi ta'aala” Artinya:Aku (niat) shalat sunat qabliyyah zhuhur 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
sedangkan sunnah sesudah solat duhur itu 2 rakaat dinamakan sunnah duhur ba’diyah
niatnya: ushollii sunnatazh zhuhri rak'ataini ba'diyyatan lillaahi ta'aalaa”
Artinya:Aku (niat) shalat sunat ba'diyyah zhuhur 2 rakaat, karena Allah Ta'ala.
b.    Sholat sunnah maghrib
2 rakaat sesudah solat maghrib dinamakan sunnah maghrib ba’diyah
Niatnya: “ushollii sunnatal maghribi rak'atain ba'diyyatan lillahi ta'ala” Artinya:Aku (niat) shalat sunat ba'diyyah maghrib 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
c.    Sholat sunnah isya
2 rakaat sesudah solat isya dinamakan sunnah isya ba’diyah
Niatnya: ushollii sunnatal 'isyaa'i rak'ataini ba'diy-yatan lillaahi ta'aalaa. Artinya:"Aku (mat) shalat sunat ba'diyyah isya 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
d.   Sholat sunnah Subuh
2 rakaat sebelum solat subuh dinamakan sunnah subuh qabliyah
Niatnya: ushollii sunnatash shubhi rak'ataini qabliy-yatan lillaahi ta'aalaa. Artinya:"Aku (niat) shalat sunat qabliyyah subuh 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
e.    Sholat sunnah jumat
2 rakaat sebelum shalat jumat dinamakan sunnah jumat qabliyah,
Niatnya: Ushollii sunnatal jum'ati rak'ataini Qabliiy-yatan lillaahi ta'aalaa.Artinya:"Aku niat shalat sunat qabliyah Jumat 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
sedangkan 2 rakaat sesudah shalat jumat dinamakan sunnah jumat ba’diyah
 Niatnya: Ushollii sunnatal jum'ati rak'ataini ba'diy-yatan lillaahi ta'aalaa.Artinya:"Aku niat shalat sunat ba'diyyah Jumat 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
   Adapun solat sunnah rawatib yang ghairu mu’akkad yaitu:
a.    Sholat Sunnah ashar
2 rakaat sebelum solat asar atau 4 rakaat sebelum asar (2 salam) dinamakan sunnah ashar qabliyah.
Niatnya: Usholli sunnatal 'ashri rak'aini qabliyyatan lillaahita'aalaa. Artinya:" Aku (niat) shalat sunat qabliah ashar 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
b.    Sholat sunnah maghrib
2 rakaat sebelum solat maghrib dinamakan sunnah magrib qabliyah.
Niatnya: ushollii sunnatal maghribi rak'atainl qab-liyyatan lillaahi ta'aalaa. Artinya: "Aku (niat) shalat sunat qabliyyah maghrib 2 rakaat, karena Allah Ta'ala”
c.    Sholat sunnah isya
2 rakaat atau empat rakaat atau enam rakaat sebelum solat isya’dinamakan sunnah isya qabliyah
Niatnya: ushollii sunnatal 'isyaa'i rak'ataini qabliyyatan lillaahita'aalaa.
Artinya:"Aku (niat) shalat sunat qabliyyah isya 2 rakaat, karena Allah Ta'ala.
2.             SHOLAT JAMA’ DAN SHOLAT QASAR
a.    Sholat Jama’ artinya solat rangkap yaitu mengerjakan 2 sholat fardhu didalam satu waktu
b.    Sholat Qasar artinya sholat ringkas atau kurang yaitu solat yang mestinya 4 rakaat dikerjakan hanya 2 rakaat di dalam safar yaitu didalam perjalann laut atau darat
1)   Sholat Jama’ ada 2 yaitu jama’ taqdiem dan jama’ ta’khier
a.    Jama’ taqdiem: Kalau duhur dan asar dikerjakan di waktu duhur,  atau maghrib dan isya dikerjakan di waktu maghrib
b.    Jama’ ta’khier: Kalau duhur dan asar dikerjakan di waktu asar, atau magrib dan isya dikerjakan di waktu isya
ü Solat yang boleh dijama’kan yaitu antara duhur dan asar, dan antara maghrib dan isya.
ü dilarang jama’ antara subuh dan isya, atau dilarang antara subuh dan duhur atau dilarang antara ashar dan maghrib
ü buat solat jama’ cukup satu adzan dan 2 qamat yaitu adzan dahulu, lalu qamat, lantas solat duhur, sesudah beri salam terus qamat lagi, lantas solat ashar
2)   Sholat Qashar
     Kalau seorang yang didalam safar dikerjakan solat duhur 2 rakaat  dinamakan dia solat qashar
     Sholat yang boleh di qashar yaitu solat duhur, solat ashar dan solat isya saja. Adapun maghrib dan subuh tidak boleh di qasar.
     Orang yang didalam safar itu boleh atau lebih baik solat jama’ dan qashar yaitu:
Q    Sholat duhur 2 rakaat (qashar) dan solat ashar diwaktu duhur 2 rakaat ( jama’ dan qashar)
Q    Sholat duhur diwaktu ashar 2 rakaat (jama’ dan qashar) dan sholat asar 2 rakaat (Qashar)
Q    Sholat maghrib diwaktu maghrib 3 rakaat (tidak qashar) dan solat isya diwaktu maghrib 2 rakaat (jam’ dan qashar)
Q    Sholat maghrib diwaktu isya 3 rakaat (jama’ tetapi tidak qashar) dan sholat isya 2 rakaat (Qashar)
Q    Adapun sholat subuh tidak boleh dijama’ dan tidak boleh di qashar
3.             SHOLAT MUSAFIR
Sholat musafir disebut juga sholat lisafar atau sholat lil khuruji minal manzal Yaitu sholat yang dilakukan ketika hendak berpergian dan sesudah bepergian
Bilangan rakaat 4 rakaat ketika keluar rumah untuk bepergian dan ketika masuk rumah masing masing  2 rakaat.
Caranya: sesudah al fatihah rakaat awal membaca al kafiruun atau al falaq 1 kali rakaat kedua setelah al fatihah membaca surat al-ikhlas atau an-naas 1 kali dan setelah salam membaca ayat kursi dan surat al quraisy 1 kali
Niatnya: “Ushalli sunnatan (lis safari / lil khuruji minal manzal) rak’ataini lillahi ta’aalaa”
4.             SHOLAT SYUKRUL WUDUK
solat ini dilakukan setiap selesai mengambil wuduk disebut juga sholat ba’da wudhu’ atau lissyukril wudhu’atau tahiyyatul wudhu’, syaratnya mulai dari berwudhu, tidak boleh berbicara sampai selesai solat ini, banyaknya 2 rakaat. Tidak berjamaah, sendiri-sendiri, yang dibaca rakaat pertama surah al kafirun, rakaat kedua surah al ikhlas
Niatnya: usholli sunnatan lissyukril wudu’i ra’ataini lillahi ta’alaa
5.             SHOLAT ADA’, SHOLAT QODHA’ DAN SHOLAT I’ADAH
          Sholat ada’ diartikan dengan menjalankan sholat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Termasuk ‘ada menurut madzhab hanafiyah apabila seseorang mendapatkan kira-kira sekedar takbiratul ihkramdi akhir waktu sholat sementara menurut syafi’iyyah berpendapat bahwa seseorang itu sholat ‘ada apabila mendapatkan satu rakaat sebelum berakhir waktunya,
contoh niat sholat ada’ :
اصلى فرض الظهر اربع ركعات مستقبل القبلة ادأ لله تعالى
          sedangkan sholat qodho’ diartikan dengan melaksanakan sholat diluar waktu yang ditentukan sebagai pengganti sholat yang ditinggalkan karena unsur kesengajaan, lupa memungkinkan atau tidak memungkinkan dalam pelaksanaan sholat tersebut, ditinjau dari sisi hukum sebenarnya antara sholat qodho’ dan ‘ada adalah sama hanya saja pelaksanaan dan nilainya yang berbeda.
contoh niat sholat Qodho :
اصلى فرض الظهر اربع ركعات مستقبل القبلة قضاء لله تعالى
          Sedangkan sholat i’adah (sholat mu’adah) menurut fuqaha diartikan dengan menjalankan shalat yang sama untuk kedua kalinya pada waktunya atau tidak, karena sholat yang pertama terdapat cacat atau ada sholat yang kedua lebih tinggi  afdhalnya. Sholat i’adah ada yang wajib, tidak wajib dan sunnah, sholat i’adah yang wajib diantaranya apabila seseorang tidak menemukan sesuatu yang mensucikan untuk bersuci (air,debu) dalam kondisi yang terbatas ia tetap wajib shalat meski tidak bersuci dan kemudian wajib i’adah pada waktu yang lain setelah mendapatkan sesuatu yang digunakan untuk bersuci, hal ini mengingat bersuci adalah syarat shalat (fawatikhu rakhamut: 36, al-majmu 3, 132), adapun tidak wajib i’adah seperti seseorang yang tanpa menutup sebagian atau seluruh aurat karena tidak punya sama sekali, sedangkan yang sunnah i’adah adalah apabila ada shalat kedua yang lebih afdhal seperti orang yang sudah shalat sendirian atau berjamaah, kemudian dalam waktu yang tidak lam aada jamaah yang lebih banyak maka ia disunnahkan i’adah mengikuti jama’ah yang kedua, pertama, i’adah tidak berfungsi menggantikan shalat sebelumnya, karena pada prinsipnya shalat yang pertama adalah sah, kedua i’adah ada yang wajib dan ada yang sunnah, ketiga shalat i’adah yang belum dilaksanakan karena pelakunya keburu meninggal dunia misalnya tidak akan dituntut seperti  shalat qodho’ yang belum dilaksanakan (KH MA Sahal mahfudh, solusi prolematika umat, surabaya sunan ampel suci dan LTN PWNU jawa timur, 2003)
contoh niat sholat I’adah tidak jauh berbeda dengan sholat ada’ (bisa ditambah dengan lafadz اعادة)) atau tidak seperti di bawah ini :
اصلى فرض الظهر اربع ركعات مستقبل القبلة اعادة لله تعالى
6.             SHOLAT KODAIL FAWAID
Sholat kodail Fawaid yaitu solat yang dilakukan tiap malam jumat banyaknya 4 rakaat pakai tahiyat awal, rakaat pertama setelah al-fatiha baca ayat kursi 3 kali, Rakaat kedua ayat kursi 4 kali, Rakaat ketiga inna a'toyayna kal kautsar 15 kali, Rakaat keempat inna a'toyayna kal kautsar 15 kali,
pahalanya: mengganti (menutupi) solat sholat fardu yang pernah ditinggalkan baik disengaja atau tidak disengaja.
Niatnya: usholli sunnatan kodail fawaid arba’a ra’atin lillahi ta’alaa
7.             SHOLAT IFTITAH
Sholat iftitah (pembukaan) disebut dengan 2 rakaat ringan yang dikerjakan sebelum shalat malam (tahajjud), sama dengan shalat sunnah lain yang berbeda hanya bacaan iftitahnya dan tanpa membaca surah sesudah al-fatiha dan langsung rukuk, dilaksanakan berjamaah maupun sendiri. “Dari Abdir Rahman bin Auf, ia berkata: Saya bertanya kepada Aisyah Ummul Mukminin: Dengan membaca apa Nabi saw apabila membuka shalatnya (shalat Iftitah) pada shalat malam (shalat Lail)? Aisyah berkata:
اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
(Ya Allah, Tuhan Malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui perkara gaib dan syahadah (yang dapat dilihat), Engkau memutuskan antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang mereka berselisih, tunjukilah aku kepada kebenaran ynag diperselisihkan dengan izin-Mu, Engkaulah yang menunjuki orang yang Engkau kehendaki ke jalan yang lurus).” (HR. Muslim, I, Kitab Shalat al-Musafirin dan mengqasarnya: 198/758)
Atau dapat pula menggunakan dasar lain sebagaimana dipakai oleh Muhammadiyah sbb: “Dari Khuzaifah bin al-Yaman, ia berkata: Saya mendatangi Nabi saw pada suatu malam, kemudian beliau berwudhu dan mendirikan shalat, lalu saya mendatanginya ikut shalat dan berdiri di sebelah kirinya, lalu beliau menempatkan saya di sebelah kanannya, lalu beliau mengucapkan:
سُبْحَانَ (اللهِ) ذِي اْلمُلْكِ وَالْمَلَكُوتِ وَاْلعِزَّةِ وَالْجَبَرُوتِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ
(Mahasuci Allah yang memiliki kekuasaan, kerajaan, keperkasaan, kekuasaan yang besar, kebesaran dan keagungan).” (HR. ath-Thabarani, dalam al-Ausath, hlm. 350)
8.             SHOLAT TAHAJUD
qiyamul lail disebut juga shalat tahajut, waktunya: pada malam hari sepertiga malam sampai datang waktu subuh, syaratnya: harus tidur dulu, banyaknya paling sedikit 2 rakaat dan ada 4 rakaat, 6 rakaat, 8 rakaat,12 rakaat. Yang dibaca rakaat pertama surah al baqarah ayat 284 sd 286 (ayat kursi), rakaat kedua ali imran ayat 18,26 dan 27. Firman allah: Pada malam hari hendaklah engkau bertahajjud sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan allah mengangkat engkau ketempat yang terpuji (surat al isyrak),Sabda rasulullah: apabila tinggal sepertiga malam allah turun kelangit dunia, apabila kamu memohon kepadaku maka aku akan kabulkan permohonannya, apabila kamu minta maaf kepadaku maka aku akan memaafkannya (HR bukhari). Sebelum shalat tahajjud disunnahkan  shalat 2 rakaat terlebih dahulu sebagai pembuka shalat tahajjud (muslim), rasulullah saw biasa shalat tahajjud 13 rakaat dengan witir (bukhari,muslim,abu dawud)yaitu 2 rakaat 2 rakaat (ibnu majah,ahmad)
qiyamul lail berlaku umum untuk shalat atau ibadah lainnya yang dilakukan pada malam hari, baik sebelum tidur atau setelah tidur
Niatnya: usholli sunnatan tahajjuti ra’ataini lillahi ta’ala
9.             SHOLAT WITIR
Sholat witir (penutup sholat malam) banyaknya 1, 3,5,7,9 sebanyaknya 11 rakaat (pokoknya ganjil), jika 3 rakaat disatukan tidak usah pakai tahiyat awal. Nabi saw membaca  di rakaat pertama surat al-a’la dirakaat kedua al-kafirun dan Rakaat ketiga dianjurkan pakai surat al- ikhlas-alfalaq-an-Nas(ahmad,tirmidzi,abu dawud), waktunya setelah solat isyak sampai waktu fajar (subuh). Boleh shalat witir 5 atau 7 rakaat sekali salam (ibnu majah,nasa’i,ahmad), shalat witir sangat ditekankan bagi seorang hafidz al quran (abu dawud,nasa’i,ibnu majah,hakim), ada shalat sunnah 2 rakaat ba’diyah witir(ahmad,abu dawud,tirmidzi),
Niatnya: usholli sunnatal wittri (ra’ataan / ra’ataini / salasa ra’atin) lillahi ta’ala
10.         SHOLAT FAJAR
Sholat Sunnah Fajar yaitu 2 rokaat sunnah yang dikerjakan pada waktu fajar/subuh setelah adzan subuh di kumandangkan, dan sebelum Iqomah. Shalat sunnah fajar adalah salah satu contoh ibadah sunnah yang memiliki pahala yang begitu besar bagi yang mau melakukan dan mengistiqomahka­nnya.sunnah rakaat pertama membaca surah al kafirun di rakaa kedua al ikhlas (muslim),
niatnya: "Usholli sunnatal fajri rok'ataini lillahi ta'aala" artinya:Saya niat sholat sunnah fajar dua rokaat karena Allah ta'ala"
11.         SHOLAT BA’DA KHURUUJI MIN KHAMMAAM
Sholat 2 rakaat setelah keluar dari kamar mandi
Niatnya: ushalli sunnatan khuruuji min khammaam ro’ataini ba’diyyatan lillahi ta’ala
12.         SHOLAT ISYRAK
Shalat Syuruq atau juga disebut solat isroq atau solat tuluq, waktunya: di pagi hari setelah terbit matahari dan terbitnya sudah sempurna,banyaknya 2, 4 sampai 6 rakaat. Waktu terbit matahari dilarang mengerjakan sholat apa saja, dilarang mengerjakan solat sunnah setelah mengerjakan solat fardhu asar dan subuh, dilarang mengerjakan solat pada saat matahari tepat berada diatas kecuali sudah tergelincir kearah barat, caranya: suratnya setelah al fatehah rakaat pertama kulya (al kafirun) rakaat kedua kulhu (al-ikhlas) atau rakaat pertama surah an-nur ayat 35, rakaat kedua surah an-nur ayat 36 sd 38, waktu syuruq kira-kira 90 menit setelah adzan shubuh. Maka ketika masuk waktu syuruq berdasarkan jadwalnya, maka kita tidak langsung shalat sunnah syuruq, karena waktu tersebut adalah waktu diharamkan untuk shalat, akan tetapi menunggu kira-kira 15 menit.
Niatnya: “usholli sunnatan isyra’i ra’ataini lillahita’ala”
pahalanya: sabda rasulullah: siapa solat subuh berjamaah lalu tidak turun dan solat 2 rakaat maka allah memberi pahala seperti mengerjakan ibadah haji dan umroh yang sempurna.
Walaupun kita (seumpama) tidak mempunyai bagian pergi melaksanakan haji dan umroh kelak di akhirat kita mendapatkan pahala haji dan umroh.
13.         SHOLAT ISTI’ADZAH
Sholat isti’adzah yaitu sholat memohon perlindungan untuk keamanan martabat, dikerjakan setelah melaksanakan sholat isroq sebanyak 2 rakaat
Caranya: rakaat pertama setelah alfatihah membaca surat al falaq 1 kali, rakaat kedua al-fatihah dan an-nas 1 kali,
Niatnya: “usholli sunnatan isti’adzatan rok’atan lillahi ta’aala”.
14.         SHOLAT SUNNAH SIRRULLAH
Sholat sirrullahi (rahasia allah bagi hambanya yang tidak terlihat tetapi terasa ghaib), sholat ini  secara sendirian, boleh dilakukan malam hari atau pagi hari asalkan tidak pada waktu karohah, jika dilaksanakan pada malam hari biasanya sebelum sholat tahajud atau dilaksanakan pagi hari setelah sholat isroq, sebanyak 2 rakaat, dibaca rakaat pertama surat setelah al-fatihah membaca al-ikhlas 33 kali dan ayat kursi satu kali, rakaat kedua ba’da(setelah) al-fatihah membaca al-ikhlas 7 kali.
Niatnya: usholli sunnatan sirrullahi rak’atan  lillahi ta’aala
15.         SHOLAT ISTIKHARAH
banyaknya 2 rakaat gunanya untuk minta petunjuk kepada allah tentang sesuatu yang ingin diketahui. lantas berdoa diakhir solat, sebelum salam atau sesudah salam, Tidak berjamaah atau sendiri- sendiri,tidak pakai adzan maupun iqamat, waktunya kapan saja tapi sangat baik dilaksanakan setelah sholat isti’adzah pada waktu isroq dan pada waktu ba’da maghrib, yang dibaca rakaat pertama surah al-kafirun, rakaat kedua al-ikhlas(surah pendek yang disukai)
Niatnya: usholli sunnatan istikhara’i ra’atan lillahi ta’alaa
16.         SHOLAT DUHA
waktunya: pagi hari mulai dari terbit matahari sampai dengan kira kira jam 11:00
Sabda rasul: barangsiapa bersembahyang duha 12 rakaat (dijadikan 6 salam) maka dibuatkan baginya istana disurga. Waktunya setelah sholat isroq, dikerjakan sebanyak 2,4, sampai 12 rakaat. Besar sekali manfaatnya diantaranya dimudahkan usahanya, digampangkan rizkinya, caranya rakaat pertama surah al-kafirun atau ad-duha, rakaat kedua surah al-ikhlas atau as-syamsi
Niatnya: “usholli sunnatan dhuha ra’ataini / arbaa ra’atiin lillahi ta’ala”
17.         SHOLAT LIKIFIROTIL BAUL
Sholat likifirotil baul disebut juga kifarotul bauli adalah sholat untuk menebus (kifarat) dari kesalahan yang tidak disengaja ketika buang air kecil, Dikerjakan setelah sholat dhuha sebanyak 2 kali, setelah al fatihah pada rakaat pertama membaca al-kautsar 7 kali , rakaat kedua al fatihah dan baca al ikhlas 7 kali,
Niatnya: “usholli sunnatan (likifirotil bauli / kifarotal bauli) rak’ataini lillahi ta’alaa”
18.         SHOLAT YAUMIL AHAD
solat hari ahad, Waktunya mulai setelah terbit matahari sampai kira kira jam 11:00 sama dengan duha banyaknya 4 rakaat, tiap rakaat setelah alfatihah baca kulhu 3 kali,
pahalanya: tiada bisa dihitung karena banyaknya.
Niatnya: usholli sunnatan yaumil ahad arba’a ra’ataini lillahi ta’alaa”
19.         SHOLAT BA’DA AKAD NIKAH
Sholat ba’da akad nikah yaitu shalat sunnah 2 rakaat yang dikerjakan setelah melaksanakan akad nikah bagi pengantin baru agar nikahnya diridoi oleh allah (kitab tanwirul qulub hal.200-206 dan kitab nihayatuz zain hal 98-116),
Niatnya: “Usholli liakad nikah rok’ataini mustaqbilal kiblati lillahi ta’aala”
20.         SHOLAT ZIFAF
Sholat zifaf  atau qoblal jima’ dilakukan suami isteri sebelum bersetubuh setelah pesta pernikahan,Sholat sunnah 2 rakaat sebelum jima’ ini termasuk sholat sunnah mutlaq yang berjama’ah khusus suami istri, dari abu sa’id maula abi usaid berkata: sesungguhnya sebagian sahabat nabi berkata: “jika istrimu telah masuk/menemui kepadamu (untuk berjima’) maka lakukanlah sholat dua rokaat bersama istrimu, kemudian (setelah sholat) mohonlah kepada allah tentang kebaikan yang datang kepadamudan mohonlah perlindungan kepada alllah dari segala kejelekannya” (Shahih, atsar Riwayat Ibnu abi syaibah dalam mushonafnya di nilai shohih oleh syeikh al-abani dalam adabuz zifaf)
21.         SHOLAT SUNNAH TAHIYATAL MASJID
banyaknya 2 rakaat, dikerjakan setiap akan masuk kemesjid, sholat ini merupakan penghormatan ke masjid (menghormati) jika masuk ke masjid tidak boleh duduk kecuali sudah sholat 2 rakaat ini. Jika waktu tidak menuntuti dianjurkan baca tasbih, tidak berjamaah, sendiri sendiri, shalat ini tidak perlu dilakukan ketika telah duduk dengan sengaja, kecuali duduknya lupa, maka boleh melaksanakan sholat ini. Walaupun ketika imam berkhutbah jum’at hendaknya tetap mengerjakan shalat 2 rakaat terlebih dahulu(bukhari,muslim),
Niatnya: usholli sunnatan tahiyyatal masjid ra’ataini lillahi ta’alaa
22.         SHOLAT QABLIYAH JUMAT
Sholat sunnat qobliyah jum'at dilaksanakan ketika adzan selesai dan sebelum imam khutbah. adapun haditsnya. dari Abu Hurairah yang  diriwayatkan oleh al-Bazzar dengan lafazh, "Dan beliau biasa mengerjakan shalat dua rakaat sebelum Jum'at dan empat rakaat setelahnya. (Di dalam sanadnya terdapat kelemahan.) selain itu juga ada beberapa hadits yang menjelaskan tentang masalah ini diantaranya: Hadist Rosul yang artinya "Semua sholat fardlu itu pasti diikuti oleh sholat sunnat qobliyah dua rakaat". (HR.Ibnu Hibban yang telah dianggap shohih dari hadist Abdullah Bin Zubair). Hadist ini secara umum menerangkan adanya sholat sunnat qobliyah tanpa terkecuali sholat Jum'at.
Niatnya: Ushallii sunnatal jum'ati rak'ataini Qabliiy-yatan lillaahi ta'aalaa.Artinya:"Aku niat shalat sunat qabliyah Jumat 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
23.         SHOLAT INTIZHAR
Yaitu solat menunggu maksudnya solat sunnat 2 rakaat sekali atau lebih di hari jumat sementara menunggu imam masuk mesjid, Sesudah imam masuk masjid tidak boleh solat sunnah apa-apa lagi, karena apabila imam masuk dan duduk diatas mimbar diwaktu bilal mulai adzan dan sesudah adzan terus imam berkhutbah.
Niatnya: usholli sunnatan intizhor’i ra’ataini lillahi ta’alaa.
24.         SHOLAT JUM’AT
Yaitu solat 2 rakaat pada waktu zuhur di hari jum’at sesudah diadakan khutbah.
Solat jumat dari mulai sampai akhir sama dengan solat subuh, melainkan disini diniatkan solat jum’at dan sesudah baca al fatiha di rakaat pertama membaca sabbihisma rabbika....dan sesudah baca al fatihah dirakaat kedua membaca hal ataka... atau surat pendek lainnya.
Niatnya: usholli sunnatan jum’ati ra’ataini lillahi ta’alaa
25.         SHOLAT BADIYAH JUMAT
Sholat sunnat ba’diiyah jum'at dilaksanakan ketika shalat jumat selesai dan sebelum meninggalkan masjid. adapun haditsnya: Perbuatan Nabi yang disaksikan oleh Ali Bin Abi Tholib yang berkata "Nabi telah melakukan sholat sunnah empat rakaat sebelum dan setelah sholat jumu'at dengan salam di akhir rakaat ke empat" (HR.Thabrani dalam kitab Al-Ausath dari riwayat Imam Ali Bin Abi Tholib).
Niatnya: Ushallii sunnatal jum'ati rak'ataini ba'diy-yatan lillaahi ta'aalaa.Artinya:"Aku niat shalat sunat ba'diyyah Jumat 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
26.         SHOLAT TAWWABIN
ada 12 rakaat dijadikan 6 salam, tiap rakaat setelah al fatihah baca ayat kursi_al ikhlas(kulhu)_al falaq_an nas masing masing satu kali, waktunya: setelah mengerjakan sholat jumat,
pahalanya oleh allah dihapus kejelekannya diganti dengan kebaikan.
Niatnya: usholli sunnatan tawwabin ra’ataini lillahi ta’alaa
27.         SHOLAT TAUBAH
Sholat taubah adalah salat ketika seseorang melakukan dosa atau merasa berbuat dosa, lalu bertaubat kepada allah dengan niat tidak akan mengulangi lagi dosa tersebut, Jumlah rakaatnya 2, 4, sampai 6 rakaat, disunnahkan dilaksanakan waktu malam hari sebelum sholat tahajjud dan waktu setelah sholat awwabin (ba’diyah maghrib)
Sabda rasullullah: “setiap orang yang berbuat dosa kemudian segera bergerak dan berwudhu kemudian salat lalu memohon ampunan dari alllah, pasti allah akan memberikan ampunan baginya (HR bukhari), yang dibaca rakaat pertama ba’da al-fatiha baca al-kafirun, rakaat kedua al-ikhlas
Niatnya: Ushalli sunnatat taubati rak’ataini lillahita’aala, allahu akbar, Artinya aku niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena allah ta’ala, allahu akbar
28.         SHOLAT TASBIH
solat ini merupakan solat taubat karena pahalanya: dihapuskan dosa dosanya oleh allah yang maha pengampun, dapat dilakukan kapan saja, asalkan tidak pada waktu karohah.
ada sepuluh macam dosa yang akan diampuni yaitu: 1. Yang disengaja 2. Yang tidak disengaja 3. Yang terdahulu 4. Yang kemudian 5. Dosa yang besar 6. Dosa yang kecil 7. Dosa yang terang terangan 8. Yang rahasia (sesamar) 9. Yang dilihat 10. Yang tidak dilihat(abu dawud,ibnu majah,thabrani)
banyaknya 4 rakaat, kalau siang dijadikan 1 salam, kalau malam dijadikan 2 salam, ditiap gerakan solat baca tasbih 10 kali cuma waktu berdiri dibaca 15 kali setelah baca surah al quran
caranya: setelah baca alfatiha dan surat baca tasbih 15 kali, sesudah baca bacaan rukuk baca tasbih 10 kali, sesudah baca samiallahuliman hamidah (iktidal) baca tasbih10 kali, sesudah membaca bacaan sujud baca tasbih 10 kali, sesudah membaca rabbighfirli (duduk antara 2 sujud) baca tasbih10 kali, kemudian sujud sesudah membaca bacaan sujud baca tasbih 10 kali kemudian setelah bangkit dari sujud jangan langsung berdiri akan tetapi duduk istirahat dulu dan baca tasbih 10 kali kemudian berdiri ke rakaat yang kedua kemudian pada duduk attahiyat sesudah baca bacaan tahiyat baca tasbih 10 kali Jadi kalau 4 rakaat tasbihnya berjumlah 300 tasbih ( tiap rakaat 75 tasbih) bisa dilakukan kapan saja asalkan jangan pada waktu yang terlarang, yang dibaca rakaat pertama surah at takasur, rakaat kedua surah al-ashr, rakaat ketiga surah al-kafirun,rakaat keempat al-ikhlas
tasbinya sebagai berikut: “subbahanallah walhamdulillah walailaa haillawahu wawwa hua’bar, lahaula wala kuwwata illah billahi aliyyil adhim”,
Niatnya: usholli sunnatan tasbih (ra’ataini / arba’a ra’atin) lillahi ta’alaa
29.         SHOLAT ISTIQO'
Sholat istiqo’ Yaitu solat minta turun hujan, dilakukan diluar rumah dengan berjamaah, banyaknya 2 rakaat,caranya: tanpa adzan dan iqamat, didahului khutbah.atau cara lain bisa dilakukan yaitu pada khutbah jum’at dengan berdoa bersama tanpa mendirikan shlat khusus untuk istisqa(bukhari,muslim) atau dilakukan tanpa shlat dan juga hari jumat yaitu dengan berdo’a (ibnu majah), diperintahkan berpuasa, beramal shaleh dan bertaubat 3 hari sebelumnya
Niatnya: “usholli sunnatan istiqo’i ra’ataini lillahi ta’alaa”
30.         SHOLAT LINUZULIL MATHOR
Dikerjakan ketika sedang turun hujan sebanyak 2 rakaat
Niatnya: “ushalli linuzulil mathori rak’ataini lillahi ta’aala.”
31.         SHOLAT QUDUM
Sholat qudum atau indar ruju min safarih, Dikerjakan ketika pulang dari bepergian dan sebelum masuk kedalam rumah (biasa dikerjakan dimasjid atau musholla),
Niatnya: “Ushalli sunnatan lil qudummi minal lis safari rak’ataini lillahi ta’ala”
32.         SHOLAT LIDDUHUL
Dikerjakan tiap masuk rumah walaupun tidak habis melakukan perjalan jauh
Sebanyak 2 rakaat, rakaat pertama dan kedua membaca surat al fatihah dan al ikhlas 1 kali,
Niatnya: “usholli sunnatal lidduhili illa manazil rak’ataini lillahi ta’ala”
33.         SHOLAT INDAL KHURUUJIH MIN MANZILIH LISAFAR
Sholat 2 rakaat ketika akan keluar dari rumah untuk bepergian
Niatnya: usholli sunnatan indal khuruujih min manzilih lisafar rak’ataini lillahi ta’aala
34.         SHOLAT SUNNAH AQOBAZ ZAWAL
Sholat sunnah 2 rakaat setelah waktu zawal, Dikerjakan ketika telah memasuki zawal asy-syamsi yakni ketika matahari mulai condong ke barat setelah berada tepat ditengah-tengah dan ketika waktu yang dimakruhkan melakukan sholat telah habis, waktu sholat zawal ini berakhir jika jarak waktu setelah zawalusy syamsi (mulai condongnya matahari ke barat) telah dianggap lama), sebanyak 2 rakaat atau 4 rakaat dengan 1 salam. Dalam kitab asy-syarqowi disebutkan (yang dinukilkan dari syaikh abu hamid) bahwa dalam 2 rakaat sholat zawal, setelah al fatihah yang di baca adalah surat al-kafirun dan surat al-ikhlas.
Niatnya: usholli sunnatan aqobaz zawal rak’ataini lillahi ta’ala
35.         SHOLAT AWWABIN
Sholat awwabin (ghoflah) disebut juga sholat khifdil iman atau shalat nasyiatul lail’(shalat permulaan malam)(nasa’i), waktunya setelah solat maghrib (antara magrib dan isyak) tiap malam 6 rakaat dijadikan 3 salam, atau 20,8,4,2 rakaat. Shalat awwabin akan menghilangkan kesan perkataan kotor pada siang harinya(imam nawawi)
pahalanya: diampuni dosa dosanya selama 50 tahun, awwabin jamak dari awwab artinya orang yang kembali kepada allah dengan bertobat dan meminta ampun (lihat al-fiqhul islami wa adillahu hal-106 jilid 2 oleh wahbah az-zuhaili)
sabda nabi: barangsiapa sholat 6 rakaat antara sholat maghrib dan isya ( sholat awwabin) maka allah akan mencatat baginya pahala ibadah 12 tahun  (HR imam turmudzii)
setelah al-fatihah baca al-ikhlas 6 kali dan surat al-mu’awwidzatain (al-falaq dan an-naas) masing masing 1 kali.
Niatnya: usholli sunnatan awwabin ra’ataini lillahi ta’alaa
36.         SHOLAT LAILATUL AHAD
dilakukan tiap malam ahad, seminggu sekali banyaknya 4 rakaat pakai atahiyat awal, tiap rakaat suratnya setelah alfatihah baca kulhu (al-ikhlas) 3 kali setelah memberi salam baca istighfar 70 kali, waktunya: mulai sesudah magrib, pahalanya: barangsiapa mengerjakan solat lailatul ahad maka allah menurunkan 1000 malaikat yang sama sama berdoa memintakan rahmat kepada allah,
Niatnya: usholli sunnatan lailatan ahad ra’ataini lillahi ta’alaa
37.         SHOLAT BIRRUL WALIDAYNI
Sholat ini untuk mendo’akan kedua orang tuanya baik yang hidup maupun yang wafat, tiap malam kamis, seminggu sekali, waktunya mulai sehabis magrib rakaat pertama setelah al-fatiha baca: ayat kursi 5 kali, al falaq 5 kali, an nas 5 kali rakaat kedua sama dengan diatas banyaknya 2 rakaat.
pahalanya dipersembahkan untuk kedua orangtua (solat ini disebut juga sholat berbakti pada kedua orang tua) Sholat ini bisa menjadi tambahan kekurangan nya bakti kita kepada orang tua.
Niatnya: usholli sunnatan birral walidayni ra’ataini lillahi ta’alaa
38.         SHOLAT LAILATUL JUM'AT
dilakukan tiap malam jumat, waktunya mulai sehabis magrib, banyaknya 2 rakaat, tiap rakaat setelah al fatihah membaca al ikhlas (kulhu) 3 kali,
pahalanya oleh allah diberi panjang umur tiada mati orang tersebut, kecuali melihat dulu kepada sorganya.
Niatnya: usholli sunnatan lailatal jum’ati ra’ataini lillahi ta’alaa
39.         SHOLAT TSUBUTIL IMAN
Sholat tsubutil iman adalah shalat dua rakaat yang dikerjakan setelah shalat maghrib dengan tujuan agar allah memberikan ketetapan iman dan keteguhan hati untuk menjalankan perintah-nya, banyaknya 2 hingga 6 rakaat.
Rasulullah bersabda: siapa yang ingin imannya dijaga oleh allah swt hendaklah ia shalat dua rakaat setelah shalat sunnah ba’diyah maghrib dengan membaca surat al fatihah pada setiap rakaat  dan surat al ikhlas 6 kali (dalam kitab I’anatut Thalibin juz 1, hal 258)
Caranya: usai takbir membaca al fatihah diteruskan al ikhlas masing masing 6 kali setiap rakaat,surat al falaq 1 kali, surat an-nas 1 kali, adapun rukuk, i’tidal, sujud dan tasyahud seperti shalat biasanya, Boleh dikerjakan sendiri maupun berjamaah
Niatnya: “Usholli Sunnatan litsubutil iman rak’ataini adaam mustaqbilal kiblati lillahi ta’ala”
40.         SHOLAT SYUKUN NIKMAT
Disebut juga lisyukri nikmat atau syukrul nikmat Yaitu solat terima kasih, yakni solat sunnah 2 rakaat, empat kali jadi 8 rakaat atau terus 8 rakaat dengan satu attahiyat dan salam, Sholat ini juga dinamakan solat al-fath artinya solat kemenangan karena biasanya solat itu dikerjakan diwaktu dapat mengalahkan musuh atau ketika mendapatkan suatu nikmat yang belum didapatkan sebelumnya, waktunya: dikerjakan tiap hari antara maghrib dan isya’. Caranya: rakaat pertama setelah al fatihah membaca “yaa hayyu yaa qoyyum, birohmatika yaa arhamarrohimin” 27 kali dan rakaat kedua setalah al fatihah membaca surat at tin 1 kali.
Niatnya: usholli sunnatan lisyukri ni’mati ra’ataini lillahi ta’alaa.
41.         SHOLAT LIHIFZIL IMAN
Dilaksanakan setelah sholat magrib, Bacaan yang dibaca adalah Do’a iftitah, al fatihah, al-ikhlas 6 kali, al-falaq 1 kali, an-nas 1 kali, sebanyak 2 rakaat
Niatnya: “Usholli sunnatan lihifzil iman rok’ataini lillahi ta’ala”
42.         SHOLAT LI’ANISIL QOBRI
Dikerjakan selesai maghrib dengan membaca sesudah al fatihah membaca ayat kursi 1 kali, at takasur 1 kali, al-ikhlas 11 kali. Al falaq 1kali, an-naas 1 kali.
Niatnya: “Ushallii sunnatal lianisil qobri rak’ataini lillahi ta’alaa”
43.         SHOLAT HAJAT
Sholat hajat yaitu solat karena mempunyai suatu hajat atau keinginan agar dikabulkan allah paling sedikit 2 rakaat, 4 rakaat sampai 12 rakaat, kapan saja. Rakaat pertama surah al kafirun rakaat kedua surah al-ikhlas
cara sholat hajat ada 2 macam 1) Solat hajat yang diajarkan nabi muhammad saw 2) solat hajat yang diajarkan nabi haidir #adapun sholat hajar yang diajarkan nabi muhammad yaitu 4 rakaat rakaat pertama : sesudah membaca alfatiha membaca al ikhlas 10 kali rakaat kedua : sesudah membaca alfatiha membaca al ikhlas 20 kali rakaat ketiga: al fatihah dan al ikhlas 30 kali rakaat keempat: al fatihah dan al ikhlas 40 kali #sedangkan yang diajarkan nabi haidir yaitu 2 rakaat kepada seorang ulama' Rakaat pertama al fatihah dan al kafiruun 10 kali, Rakaat kedua al fatihah dan al ikhlas 11 kali Kemudian selesai salam sujud lagi dan membaca solawat 10 kali, membaca tasbih 10 kali, membaca rabbana 10 kali,
Niatnya: usholli sunnatan haajati ra’ataini lillahi ta’alaa
SHOLAT LIQHODAIL HAJAT
Sholat liqadail hajat bertujuan untuk memohon agar hajat segera dicukupi,
Caranya: pada sujud terakhir setelah membaca tasbih kemudian berdo’a meminta apa hajat kita dengan catatan harus didalam hati, sebanyak 2 rakaat,
Niatnya: “Usholli sunnatan liqhodail hajati rok’ataini lillahi ta’aala”
44.         SHOLAT SUNNAH MUTLAQ
Sholat mutlaq adalah Sholat yang tidak disebabkan oleh alasan tertentu, Banyaknya 2 rakaat, sholat ini tidak ada waktunya atau kapan saja terkecuali waktu yang terlarang , sebagian ulama ada yang menamakan sholat mutlak ada yang menamakan solat taat. Untuk mendekatkan diri kepada allah.
Niatnya: usholli sunnatan mutlaq / ta’ataan  ra’ataini lillahi ta’alaa
45.         SHOLAT KHAUF.
Sholat khauf disebut juga sholat qobel qotlih Yaitu solat takut yakni solat diwaktu perang menghadap musuh,bencana alam, ancaman binatang buas dll, syariat sholat khauf didasarkan surah an-nisa: 102, solat khauf boleh dikerjakan bermacam macam yaitu menurut keadaan musuh
a.    Musuh di pihak qiblat
Kalau musuh di pihak qiblat Dikerjakan boleh satu macam saja yaitu:
·      Imam berdiri dihadapan, makmum dibelakang dijadikan 2 shaff (baris).
·      Imam takbir makmum sekalian turut takbir
·      Sesudah apa yang perlu di baca lantas imam ruku’ dan makmum sekalian turut ruku’
·      Imam bangkit dari ruku’ makmum sekalian juga turut bangkit dari ruku’
·      Imam sujud makmum dishaff yang pertama saja turut sujud, makmum dishaff kedua tetap berdiri
·      Sesudah habis 2 sujud, imam dan makmum dishaff yang pertama bangkit dari kepada qiam, makmum dishaff yang kedua pula, terus sujud dua kali lalu bangkit kepada qiam
·      Makmum dishaff yang pertma mundur jadi shaff yang kedua dan makmum dishaff kedua yang maju jadi shaff yang pertama
·      Sesudah selesai membaca apa yang dibaca lalu imam ruku’ makmum sekalian turut ruku’
·      Imam bangkit dari ruku’ makmum sekalian juga turut bangkit dari ruku’
·      Imam sujud makmum dishaff yang pertama saja turut sujud, makmum dishaff kedua tetap berdiri
·      Sesudah sujud 2 kali imam dan makmum dishaff yang pertama itu duduk membaca attahiyat, makmum dishafff yang kedua sujud 2 kali lantas duduk baca attahiyat bersama imam
·      Imam memberi salam makmum dishaff pertama dan yang kedua turut beri salam
b.    Musuh tidak di pihak qiblat
Kalau musuh tidak di pihak qiblat, maka makmum dibagi 2, sebagian menghadap musuh dan sebagian turut imam solat berganti ganti yaitu:
1)   Imam menghadapa qiblat solat serakaat bersama sebagian daripada makmum, makmum sebagian lagi menghadap musuh.
·      Sesudah habis serakaat lantas imam berdiri makmum bagian pertama tadi pergi menghadap musuh, makmum bagian yang kedua datang menurut imam solat serakaat,
·      Imam saja yang memberi salam makmum bagian kedua tidak beri salam tetapi pergi menghadap musuh,
·      Makmum bagian pertama datang menghadap kiblat solat sendiri serakaat yang kurang tadi, lantas beri salam lalu terus menghadap musuh kembali,
·      Makmum bagian kedua pula datang menghadap kiblat solat sendiri serakaat yang kurang tadi, lantas beri salam lalu terus menghadap musuh kembali
2)   Imam dan bagian yang pertama daripada makmum menghadapa qiblat, solat 2 rakaat
·      Sesudah habis beri salam lantas makmum bagian ini pergi menghadap musuh
·      Imam kerjakan lagi 2 rakaat bersama makmum bagian kedua , sesudah habis beeri salam lantas makmum bagian ini juga pergi menghadapa musuh
Niatnya: usholli sunnatan qobel qotlih ra’ataini lillahi ta’alaa
46.         SHOLAT AL-KIFAYAH
Sholat ini untuk mengatasi segala keperluan dan kesulitan yang terdiri 2 rakaat, boleh dikerjakan sembarang waktu selain dari waktu yang terlarang untuk shalat, dalam setiap rakaat dibaca al-fatiha 1 kali, surah al-ikhlas 5 kali, al-qadr 5 kali, dan membaca ayat ni 50 kali “fasayakfiikahum ullahu wahuwas-samii’ul ‘alimu” begitulah dilakukan pada kedua rakaatnya, setelah itu bertasyahud dan mengucapkan salam. Penulis al-hishnul hashin mengatakan: “aku pernah mencoba melakukan shalat kifayah, tetapi aku tidak jadi melakukannya karena ternyata shalat ini tidak diakui oleh rasulullah” menurut as-syaukani, hadis ini dusta, sedangkan niat untuk mencoba tidak menunjukkan keshahihan hadis.
47.         SHOLAT SUNNAH LI RAF’II AZABIL QOBRI
Sholat untuk membebaskan diri dari azab qubur, dari abdullah bin hasan dan beliau dari sayyidina ali bin abi tholib ra beliau berkata rasulullah saw bersabda: barangsiapa melakukan sholat dua rakaat dan dia membaca didalam sholat itu pada rakaat pertama al-fatiha 1 kali, membaca ayat diakhir surah al-furqan mulai dari “tabaarakal ladzii ja’ala fiissamaa’i buruujan.. sampai keakhir surah itu, pada rakaat yang kedua al-fatiha 1 kali membaca dari awal surah al-mukmin smapai keayat “fatabaarakallah u ahsanal khooliqiina” (lihat ayat tersebut di al-quran) maka dia aman dari segala tipu dan gangguan jin dan manusia dan pada hari kiamat kitabnya diberikan kepadanya dari kanan
SHOLAT TAHUNAN yaitu sholat yang dikerjakan tiap setahun sekali, diantaranya:
48.         SHOLAT AWAL TAHUN
Dikerjakan siang hari pada awal tahun tanggal 1 muharrom sebanyak 2 rakaat, tiap selesai al fatihah membaca surat al-ikhlas 3 kali.
Niatnya:
اصلى سنة لأول السنة ركعتين لله تعالى
Tiap ba’da fatehah membaca surat Al Ihlas 3 X, sesudah salam membaca ayat dibawah ini sebanyak 1000x,
الدين قال لهم الناس قد جمعوا لكم فاخشوهم فزادهم ايمانا. وقالوا حسبنا الله نعم الوكيل , × ١٠
49.         SHOLAT KUSUF DAN SHOLAT KHUSUF
Gerhana bulan ( bulan gerring) Gerhana matahari ( are gerring) Banyaknya 2 rakaat tapi 4 rukuk, 4 al fatiha ( 4 berdiri) dan surat atau ayat, 4 i'tidal, setelah salam banyak banyak membaca takbir, tahmid, tasbih, tahlil karena kejadian seperti itu merupakan tanda kekuasaan dan kehendak allah. Sholat kusuf artinya solat di waktu gerhana matahari, sedangkan Sholat khusuf artinya solat diwaktu gerhana bulan, Cara solat gerhana:
Sholat gerhana 2 rakaat berjamaah dengan tidak pakai azan dan qamat, solat seperti subuh juga tetapi di tiap-tiap  rakaat ditambah satu ruku’,yaitu sesudah bangkit dari rukuk membaca samiallah huliman hamidah dan rabbana lakalhamdu hendaklah dibaca al fatihah dan surat pendek lagi, sesudah ini baru ruku’ lagi, lantas bangkit dari ruku’ lalu sujud seperti biasa, begitu juga di rakaat kedua sma dengan diatas,.  jadi 2 rakaat mempunyai 4 ruku’ dan 4 sujud. Sunnah membaca surat panjang setelah al fatiha, bacaan pertama lebih panjang daripada kedua, yang kedua lebih panjang dari yang ketiga, yang ketiga lebih panjang daripada yang terakhir dan disunnahkan memanjangkan ruku’ dan sujud (bukhari, muslim) 
Niat solat gerhana bulannya: usholli sunnatal khusufil komari ra’ataini lillahi ta’alaa,
Niat solat gerhana mataharinya: usholli sunnatal kusufil syamsi ra’ataini lillahi ta’alaa
50.         SHOLAT ASYURA
solat yang dikerjakan setiap tanggal 10 asyura (sora), Waktunya mulai terbit matahari sampai sebelum datang waktu dhuhur ( sama dengan duha), Banyaknya 4 rakaat dijadikan 2 salam, tiap rakaat setelah al fatiha membaca al ikhlas (kulhu) 11 kali dan setelah mengucap salam (selesai sholat) membaca istigfar 100 kali dan solawat 100 kali, pahalanya: oleh allah diberi pahala seperti pahalanya orang mengerjakan haji 1000 kali dan umrah 1000 kali dan matisyahid 1000 kali, puasa pada hari asyuro bisa menutup dosa satu tahun yang telah lewat (HR muslim)
Niatnya: usholli sunnatan asyura arba’a ra’atin lillahi ta’alaa
SHOLAT 10 MUHARROM ( HARI ASYURO’)
Dikerjakan siang hari pada tanggal 10 muharrom sebanyak 4 rakaat,
Caranya: setelah al fatihah tiap-tiap rakaat membaca surat al-ikhlas 51 kali
Niatnya: “Usholli sunnatan liyaumil asyuro’i rak’ataini lillahi ta’aala”
51.         SHOLAT TALAK BALA'
Sholat talak balak disebut juga sholat lidaf’il bala’, dilakukan setiap bulan sofar (sappar) pada hari rabu terakhir bulan sofar (shalat rebo wekasan), atau bisa juga kapan saja dan dimana saja asalkan tidak pada waktu karohah, terutama disaat hati merasa takut akan sesuatu menimpa diri kita,
Pahalanya oleh allah dijauhkan atau diselamatkan dari segala macam bencana bala' kesusahan karena setiap tahun allah swt menurunkan bermacam macam bala' dan bencana sebanyak 360 ribu macam banyaknya 4 rakaat dijadikan 2 salam, rakaat pertama setelah al-fatihah baca surat inna a' toyna kal kautsar 17 kali, rakaat kedua sesudah al-fatihah baca al-ikhlas 5 kali, rakaat ketiga sesudah al-fatihah baca al-falaq 1 kali, rakaat keempat sesudah al-fatiha baca an-nas 1 kali, waktunya sama dengan duha yaitu dari terbit matahari sampai sebelum dengan waktu duhur dianjurkan sebelum solat memotong rambut, kuku, dan mandi keramas,
Niatnya: usholli sunnatan yaumil akhiri min syakhris syaffar lidaf’il bala’i ra’ataini lillahi ta’alaa
SHOLAT LIDAF’IL BALA’ BULAN SHOFAR
Dikerjakan rabu terakhir bulan sofar dilaksanakan pada pagi hari setelah sholat israq, isti’adzah dan istikharah, sebanyak 4 rakaat 2 kali salam (kitab al-jawahir al-khomsi hal 51-52), setiap rakaat setelah al fatihah membaca surat al kautsar 17 kali dan rakaat kedua baca al-fatiha dan al-ikhlas 5 kali, rakaat ketiga baca al-fatiha dan surat al falaq 1 kali dan rakaat keempat baca al-fatiha surat an-nas 1 kali, sebelum melaksanakan sholat membaca istigfar,
Niatnya: “usholli sunnatal lidaf’il balaa’i rok’ataini lillahi ta’ala”
52.         SHOLAT ROJAB
a.    Shalat sunnat ini akan dilaksanakan pada malam tanggal 1, malam Jum'at pertama, malam tanggal 15 dan malam terakhir tanggal 30, Jumlah keseluruhan shalat rajab adalah tiga puluh rakaat yang dilaksanakan tiga kali yaitu sepuluh rakaat pada tanggal 1. Sepuluh rakaat berikutnya pada tanggal15 dan sepuluh rakaat berikutnya pada tanggal 30. Dikerjakan setelah maghrib pada bulan rojab sebanyak 20 rakaat 10 salam,Caranya: sesudah al fatihah membaca Surat Al-Kafirun dan Al- Ikhlas masing-masing 3x,
     Niatnya: “Ushalli lis sahri rojab rak’ataini lillahi ta’ala”
b.    SHOLAT RAGHOIB
     Niatnya: Usholli sunnatan raghaib / lis sahri rojab rok’ataini mustaqbilal kiblati lillahi ta’aala.
Dikerjakan pada bulan rojab, Setiap rakaat setelah membaca Fatihah membaca Surat Al-Qadr 3x dan Surat Al-Ikhlas 12x. Shalat Raghaib dilaksanakan sebanyak 12 rakaat 6x salam.
Setelah melaksanakan Shalat Raghaib, kemudian membaca :
اللهم صَلِّ عَلَى مُحَمَّدِ النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ وَعَلَى ألِهِ وَسَلِّمْ
Sebanyak 70x, kemudian dilanjutkan dengan sujud. Dalam sujud membaca :
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ الْمَلآئِكَةِ وَالرُّوْحِ
 Sebanyak 70x, lalu duduk dan membaca :
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمْ فَاءِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزِالأَعْظَمْ
Sebanyak 70x, kemudian dilanjutkan dengan sujud. Dalam sujud membaca :
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ الْمَلآئِكَةِ وَالرُّوْحِ
 Sebanyak 70x, lalu sebelum bangun dari sujud, mohon kepada Allah apa yang menjadi hajat kita Insyaallah hajatnya terkabul. Amin!
Wirid yang dibaca setiap setelah Maghrib dibulan rajab. Dari tanggal 1 sampai 10 membaca :
سُبْحَانَ اللهِ الْحَيُّ الْقَيُّوْمِ
Sebanyak 100x, dan dari tanggal 11 sampai 20 membaca :
سُبْحَانَ اللهِ اْلأَحَدِالصَّمَدِ
Sebanyak 100x, serta dari tanggal 21 sampai tanggal 30 membaca :
سُبْحَانَ اللهِ الرَّؤُفِ 
Sebanyak 100x.
53.         SHOLAT LAILATUL ISRO’
Dikerjakan  pada malam 27 rojab, dengan tiap rakaat setelah al fatihah membaca al-ikhlas 20 kali, dan setelah salam membaca sholawat nabi 10 kali dan sangat dianjurkan berpuasa pada tanggal 27 rojab.
Niatnya: “ushalli sunnatan lailatal isro’i rak’ataini lillahi ta’aalaa”
54.         SHOLAT PADA BULAN SYA'BAN
a)    malam tanggal 1 sya'ban(solat awal sya’ban) banyaknya 12 rakaat dijadikan 6 salam, tiap rakaat membaca al ikhlas(kulhu) 5 kali dan sesudah salam dirakaat terakhir (salam yang ke 6) membaca istighfar 100 kali dan salawat 100 kali pahalanya atau fadilah: sama dengan beribadah 12.000 tahun, 12.000 syahid, diampuni dosa seperti bayi yang baru lahir dari ibunya dan kejelekannya 80 hari tidak dicatat.
     Niatnya: “usholli sunnatan awwali sya’ban ra’ataini lillahi ta’alaa”
b) malam tanggal 15 sya'ban
A) sesudah solat maghrib 2 rakaat, rakaat pertama setelah al fatihah baca al kafirun, rakaat kedua al ikhlas setelah salam dianjurkan membaca yasin 3 kali atau 1 kali kemudian berdoa mohon dipanjangkan umur, keberkahan riski, mohon keselamatan dunia dan kesehatan, ditetapkan iman dll pahalanya sama dengan beribadah 400 tahun, selesai shalat membaca surat Yaasin sebanyak 3 kali dengan niat: Memohon umur panjang agar bisa lebih banyak melakukan ibadah kepada Allah SWT, Memohon diberi rizki yang banyak lagi halal untuk bekal melakukan ibadah kepada Allah SWT, Memohon teguhnya iman dan islam agar mendapat Husnul Khotimah.
     Niatnya: usholli sunnatan liihyai lailati nisfi sya’ban ra’ataini lillahi ta’alaa
B) sesudah solat isya' Banyaknya 12 rakaat dijadikan 6 salam, Tiap rakaat sesudah al fatiha baca al ikhlas 11 kali, sesudah solat 12 rakaat baca istighfar 100 kali, salawat 100 kali,
     pahalanya diampuni dosa seperti bayi yang baru lahir dari ibunya, kecuali orang yang tidak diampuni oleh allah 1) ahli musyrik 2) durhaka pada kedua orangtua 3) tukang ramal/ tukang tilik 4) tukang sihir 5) sombong atau takabbur 6) ahli riba 7) ahli zina 8) suka bermusuhan 9) memutuskan silaturrahmi 10) ahli minum hamer ( arak, minuman keras).
     Niatnya: usholli sunnatan lailatan nisfi sya’ban ra’ataini lillahi ta’alaa
C Sholat nisfu sya’ban
     Dikerjakan setelah maghrib pada malam nisfu sya’ban sebanyak 2 rakaat
     Caranya: rakaat pertama setelah alfatihah membaca al kafiruun 1 kali, rakaat kedua al fatihah dan baca al-ikhlas 1 kali dan setelah salam membaca surat yasin 3 kali,
     Niatnya: “usholli sunnatal linisfi sya’ban rak’ataini lillahi ta’ala”
55.         SHOLAT BARO’AT
Sholat baro’at atau lailatul bara’ah (malam kebebasan dari api) atau sholat ul-khoir (solat yang sebaik-baiknya) malam ini terjadi antara tanggal 14 dan 15 bulan sya’ban, Dikerjakan pada malam nisfu sya’ban setelah sholat maghrib sebanyak 100 rakaat 50 salam. Tiap – tiap selesai al fatihah membaca surat al-ikhlas 5 kali (minimal dua rakaat), Abdullah bin mas’ud ra berkata  bahwa nabi saw bersabda, “barangsiapa mengerjakan shalat di malam nisfu sya’ban 100 rakaat dan tiap tiap rakaat dia membaca surat al fatihah dan suart al-ikhlas 5 kali maka allah menurunkan atau mengirimkan 500.000 malaikat. Tiap tiap malaikat membaca satu daftar catatan (yang terbuat) dari cahaya. Mereka menuliskan pahala (orang yang shalat pada malam nisfu sya’ban) sampai hari kiamat”.
Niatnya: “ushalli sunnatal baro’ati rak’ataini lillahi ta’allaa”.
56.         SHOLAT TARAWIH ATAU SOLATUL LAIL
(solat malam ramadan) banyaknya 20 rakaat dijadikan 10 salam ditambah witir 3 rakaat ini dilakukan sayyidina umar dan setelah sampai dimasa umar bin abdul aziz (cucu sayyidina umar) banyaknya 36 rakaat, dilaksanakan setelah sholat isya, dilakukan berjamaah. Banyaknya ada yang 8 rakaat, ada yang 11 rakaat. Tercantum dalam hadis.
Niatnya: “usholli sunnatan tarawih ra’ataini lillahi ta’alaa atau ushalli sunnatan laili arba’a ra’atin lillahi ta’alaa”
SHOLAT PADA MALAM TANGGAL 27 RAMADAN
57.         SHOLAT ISNA ASYARA
banyaknya 12 rakaat dijadikan 1 salam, tiap-tiap 2 rakaat pakai tahiyat awal tiap rakaat setelah alfatiha membaca: surat al-qadar (inna anzal nahu) 1 kali, al ikhlas 15 kali pahalanya: allah menerima puasanya dan sholatnya dan pahalanya disamakan dengan pahalanya nabi dan doanya diterima dan kalau mati maka mati syahid (kitab ihya' ulumuddin),
Niatnya: usholli sunnatan isna asyara ra’ataini lillahi ta’alaa
MALAM DIBULAN PUASA RAMADHAN,
58.         SHOLAT LAILATUL KADAR
waktunya dikerjakan tiap malam tanggal ganjil diakhir bulan ramadan (malam tanggal 21-23-25-27-29 ramadan) setelah solat tarawih utamanya diakhir malam, banyaknya 4 rakaat dijadikan 2 salam, Tiap rakaat setelah al fatiha baca al ikhlas 7 kali kemudian sesudah mengucap salam hendaklah membaca istighfar 70 kali pahalanya: lebih baik daripada berperang dengan pedang dalam seribu bulan dan diampuni dosanya dan dosa kedua orangtuanya serta dibangun untuknya gedung di surga.
59.         SHOLAT JABRUL FAWAID
Sholat sunnah yang dilaksanakan setahun sekali, tepatnya dijum’at terakhir di bulan ramadhan dengan jumlah rakaat 4 rakaat satu salam tanpa ada tahiyatul awal
Pahalanya: menurut imam thabarosiy shalat jabrul fawaid bisa menghapus  atau menutupi atau menambal shalat shalat fardhu selama 40 tahun yang tertinggal yang tidak bisa diketahui berapa jumlahnya, kapan tertinggalnya, dimana saja yang tertinggal, lamanya waktu,
Surat yang di baca setelah al fatihah tiap tiap rakaat membaca surat al qodar 15 kali dan surat al kautsar 15 kali diulang hingga 4 rakaat tanpa tasyahud awal
Wirid setelah sholat: syahadat 3 kali, sholawat 3 kali, dan istighfar 3 kali
Niatnya: Ushalli sunnatan jabrul fawaid kafaroti lima fataniy min sholati arba’a ro’atin mustaqbilal kiblati makmuman lilahi ta’ala
SHOLAT SUNNAH QOBLIYAH ASHAR
Sholat qobliyah ashar disebut juga sholat kafarah (mengqodho’ sholat fardhu) , Bersabda rasulullah: barangsiapa yang selama hidupnya pernah meninggalkan sholat fardhu namun tidak dapat menghitung jumlahnya maka sholatlah qobliyah ashar di hari jumat terakhir bulan ramadhan sebanyak 4 rakaat dengan satu kali tasyahud akhir lalu salam, tiap rakaat membaca al fatihah 1 kali, kemudian surah al qodar 15 kali/ ayat kursi 1 kali dan surah al-kautsar 15 kali, setelah sholat baca istigfar 10 kali, sholawat 100 kali, basmalah, hamdalah dan syahadat, pahalanya sebagai kafaroh (pengganti) sholat hingga 400 tahun
Niatnya: Usholli sunnatan ahsri arba’a ro’atin kafarotan lima faatanii minash sholati lillahi ta’aala
60.         SHOLAT IDUL FITRI
solat hari raya sehabis puasa banyaknya 2 rakaat, diperbolehkan makan atau minum sebelum solat, dilaksanakan pada 1 syawwal, waktunya setelah terbit matahari sampai sore, berjamaah, takbir 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua, dianjurkan khutbah pertama dimulai dengan 9 takbir dan 7 takbir pada kutbah kedua (baihaqi),takbir untuk hari idul fitri hingga ashar hari ied (hakim)
Niatnya: usholli sunnatan li’idiil fitri ra’ataini lillahi ta’alaa
61.         SHOLAT AL-UTAQA FI SYAWWAL
Dikerjakan pada bulan syawwal, baik siang maupun malam hari, Dikutip dari kitab ghunya al-thalibin li-tariq al-haq, Sayyidina syaikh abdul qadir jailani, sebagaimana anas bin malik ra meriwayatkan bahwa rasulullah pernah bersabda: Jika seseorang melakukan shalat 8 rakaat di bulan syawwal baik siang maupun malam hari, disetiap rakaat (setiap dua rakaat salam) membaca surat al-fatihah 1 kali dan al-ikhlas sebanyak 15 kali salam dan setelah selesai dia bertasbih kepada allah (sabbaha) 70 kali, lalu memohon berkah allah kepada nabi muhammad (shalawat) 70 kali, demi yang  mengutus aku dengan al-haq sebagai nabi, siapapun dia selaku seorang hamba dari hamba allah, apabila ia mengerjakan sholat ini maka allah tumbuhkan dihatinya sumber al-hikmah di hatinya, sehingga lidahnya dapat berucap dengan penuh hikmah dan mampu melihat penyakit di dunia dan mengetahui cara penyembuhannya”
62.         SHOLAT SEBELUM IKHRAM
Sholat sunnah 2 rakaat sebelum ber ihrom di makkah
Niatnya: Usholli sunnatan rak’ataal ihroom lillahi ta’ala
63.         SHOLAT SESUDAH TAWAF
Sholat 2 rakaat setelah thawaf
Niatnya: usholli sunnatan ba’da thowaf rak’ataini lillahi ta’ala
64.         SHOLAT INDA KHURUUJIH MIN MASJIDIN NABIYYI SHOL’AM
Sholat 2 rakaat ketika akan keluar dari masjid nabi/ nabawi
Niatnya: ushalli sunnatan inda khuruujih min masjidin nabiyyi shol’am ro’ataini lilahi ta’ala
65.         SHOLAT FIL ARDI LAM YA BUDILLAHA FIIHAA
Sholat 2 rakaat di bumi yang tidak ada orang (jarang orang) yang beribadah kepada allah
Niatnya: Usholli sunnatan fil ardi lam ya budillaha fiihaa ro’ataini lillahi ta’ala
66.         SHOLAT LAILATUN NAHRI
Sholat ini disebut juga sholat malam idul adha, dilaksanakan bulan dzulhijjah atau malam idul adha, sebanyak 2 rakaat dengan membaca tiap tiap satu rakaat surat al fatihah 15 kali, al ikhlas  15 kali, al falaq 15 kali, an-naas 15 kali lalu ketika selesai salam membaca ayat kursi 3 kali, istigfar 15 kali
Hadis marfu’ dari abi amamah: barangsiapa yang sholat lailatun nahri 2 rakaat  dengan membaca pada tiap satu rakaatnya surat al fatihah 15 kali, al-ikhlas 15 kali, al-falaq 15 kali, an-naas 15 kali lalu ketika salam membaca ayat kursi 3 kali, istighfar 15 kali maka allah menjadikan namanya dalam daftar orang-orang yang masuk surga / ashabul jannah, diampuni dosanya yang dilakukan baik secara sembunyi maupun terang-terangan dan allah mencatat baginya haji dan umroh pada tiap tiap ayat yang dibacanya seperti memerdekakan 60 bani ismail, jika ia mati diantara hari jumat lainnya/jumat depan maka ia mati dalam keadaan syahid (ibnu al-jauzaa yang pada sanadnya terdapat ahmad bun muhammad bin gholib beliau mengatakan hadis ini hadist maudlu’)
Niatnya: “Usholli sunnatan liihyai lailatun nahri rak’ataini lillahi ta’aala”, atau “usholli sunnatal lailatal adhaa rok’ataini lillahi ta’aala”
67.         SHOLAT ARAFAH
Sholat ini adalah shalat empat rakaat diantara Dhuhur dan Ashar di hari ‘Arafah, yang tiap rakaatnya setelah membaca Al-Fatihah membaca Al-Ikhlas 50 kali
hadits riwayat Abu Hurairah Ra : “Barang siapa shalat empat rakaat diantara Dhuhur dan Ashar di hari ‘Arafah, yang tiap rakaatnya setelah membaca Al-Fatihah membaca Al-Ikhlas 50 kali, maka Allah SWT akan menulis sejuta kebaikan baginya dan meninggikan derajatnya di surga dengan tiap-tiap huruf yang dibacanya, jarak antara masing-masing derajat adalah perjalanan 500 tahun, serta akan dinikahkan dengan bidadari sebanyak huruf yang dibacanya."
Niatnya: Usholli sunnatan liyaumil arafah rak’ataini lillahi ta’aala
68.         SHOLAT LIL UNSIFIL QOBRI
Sholat  lil unsifil qobri (penenteram ahli kubur) atau disebut juga sholat hadiah lil-mayyit yaitu shalat malam pertama untuk si mayyit yang dilakukan sebanyak 2 rakaat tiap rakaatnya setelah membaca Al-Fatihah membaca ayat kursi 1 kali, surat At-Takatsur 1 kali dan surat Al-Ikhlas 11 kali. Kemudian setelah salam membaca Do’a:
اللَّهُمَّ إِنِّى صَلَّيْتُ هٰذِهِ الصَّلَاةَ وَتَعْلَمُ مَا أُرِيْدُ، اللَّهُمَّ ابْعَثْ ثَوَابَهَا إِلَى قَبْرِ .......بن
(disebutkan namanya Si ahli kubur)
“ya allah sesungguhnya aku telah melakukan sholat ini sedang engkau maha mengertahui terhadap apa yang aku maksudkan. Ya allah kirimkanlah pahalanya kekubur (disebutkan namanya Si ahli kubur)
Rasulullah bersabda:Tidak akan dijumpai oleh mayyit saat yang lebih payah daripada malam pertama, maka kasihanilah ia dengan bersedekah untuknya, dan apabila tidak mampu maka hendaknya shalat dua rakaat untuk si mayyit, yang tiap rakaatnya setelah membaca Al-Fatihah membaca ayat kursi 1 kali, surat At-Takatsur 1 kali dan surat Al-Ikhlas 10 kali. Kemudian setelah salam membaca Do’a tersebut,
Maka Allah SWT akan mengutus 1000 Malaikat dengan membawa Nur dan Hidayah untuk menghibur si mayyit di alam qubur, 1000 cahaya, 1000 karomah kemulyaan sampai sangkakala Malaikat Israfil ditiup (Hari Kiamat),
Niatnya: Usholli sunnatan li unsil mayyiti rok’ataini lillahi ta’aala, Artinya: Aku niat shalat sunah untuk penenteram mayit dua rakaat, karena Allah ta’ala
Atau niat: Usholli sholatal hadiyyata rak’ataini lillahi ta’aala, allahu akbar.
69.         SHOLAT SUNNAH AYAT
Sholat sunnah dikerjakan setelah selamat dari bencana besar seperti gempa bumi, angin topan, gunung meletus dll, Dari abdullah bin al-harits: sesungguhnya ibnu abbbas sholat berjamaah bersama mereka (manusia) pada saat pasca gempa bumi, beliau sholat sebanyak 4 kali sujud dan 6 kali ruku’ (pada sholat 2 rakaat) (Shahih atsar riwayat ibnu abu syaibah dalam mushonnaf di nilai shohih oleh sumair bin amin az-zuhri), caranya sama dengan shalat subuh  hanya ada tambahan 2 kali ruku’ dalam setiap rakaatnya(bulughul maram)
70.         SHOLAT SUNNAH I’ADAH (I’adatus sholah fil-jma’ah)
Sholat ini artinya mengulangi sholat dengan berjamaah
Dari jabir bin yazid bin al aswad al amiri dari bapaknya dia berkata “aku ikut shalat subuh berjamaah di masjid al khaif bersama rasulullah dan setelah selesai shalat tiba-tiba ada 2 orang di barisan paling belakang tidak ikut sholat bersama rasulullah, kemudian rasulullah bersabda: bawa 2 orang tersebut kepadaku” kedua orang tersebut kemudian segera di bawa kepada beliau dalam keadaan gemetar sendi sendinya lantas beliau bersabda: apakah yang menghalangi kalian berdua untuk shalat bersama kami? Keduanya menjawab”wahai rasulullah kami telah shalat di rumah  kami, rasulullah berkata: jangan kamu lakukan hal itu (meninggalkan shlat berjamaah) jika kalian berdua telah shalat di rumah kalian kemudian kalian datang ke masjid yang sedang shalat berjamaah, maka shalatlah bersama mereka karena bagi kalian hal itu adalah nafilah/sunnah) (shahih HR nasa’i dalam sunnahnya di nilai shohih oleh syeikh al-abani)
71.         SHOLAT SUNNAH SHODAQOH
Dikerjakan ketika ingin bersedekah,  sebanyak 2 rakaat Dari abu sa’id al khudri berkata:  seorang laki-laki masuk kedalam masjid sedang rasulullah dan para sahabatnya telah melakukan shalat , maka rasullah pun bersabda: “barangsiapa ingin bersedekah kepada orang ini hendaklah ia shalat bersamanya, lalu berdirilah seorang laki-laki dan shalat bersamanya (Shaihi HR ahmad di nilai shohih  oleh syeik al-abani, al-arna’ut dll).
72.         SHOLAT TA’NISIL QOBRI
Syaratnya dilakukan 2 rakaat, bacaannya: setelah alfatihah membaca suart al kafiruun, rakaat kedua membaca suarat al fath,
Niatnya: usholli sunnatal lita’nisil qobri rok’ataini lillahi ta’aala, allahu akbar
73.         SHOLAT KUSHOMA
Sholat kushoma atau sholat al-khusama’ ini untuk menolak yang akan mempersengketan di hari kiamat atau untuk membebaskan diri dari tuntutan musuh pada hari kiamat, dilaksanakan di 7 waktu yaitu: malam pertama bulan rajab, malam nisfu (pertengahan)sya’ban, malam jum’at akhir bulan ramadhan, hari raya idul fitri, hari raya idul adha, hari wukuf di padang arafah, hari asyuro (10 muharrom)
Jumlahnya 4 rakaat dijadikan 1 salam, rakaat pertama ba’da al-fatihah membaca al-ikhlas 11 kali, rakaat kedua ba’da al-fatihah membaca al-ikhlas 11 kali, al-kafirun 3 kali, rakaat ketiga ba’da al-fatihah membaca al-ikhlas 10 kali dan at-takasur 1 kali, rakaat keempat ba’da al-fatihah membaca al-ikhlas 15 kali dan ayat kursi 1 kali, kemudian setelah selesai memohon kepada allah agar allah ta’ala menerima shalatnya dan menjadikan pahalanya untuk orang yang pernah bermusuhan dengannya,baik yang memusuhinya ataupun dimusuhi (dinukilkan dari kitab al-ghunyah, as-syaikh abdul qadir jailani pada pasal ini tidak terdapat sumber riwayat asalnya)
Niatnya: usholli sunnatal khusoma’i arba’a rok’atin lilahi ta’aala
74.         SHOLAT JENAZAH
Sholat sunnah jenazah adalah sholat untuk mayit muslim yang meninggal dunia (bukhari,muslim), cara melaksanakannya: bertakbir 4 kali, tanpa ruku’ dan sujud (nasa’i)
75.         SHOLAT SAKARATUL MAUT
Sebanyak 2 rakaat, Dilaksanakan malam jumat setelah sholat sunnah ba’diyah maghrib
Niatnya usholli sunnatal sakaratil maut rak’aataini lillahi ta’aala.
Rakaat pertama dan ke 2 membaca surah al-ikhlas 3 kali setelah al-fatihah.
76.         SHOLAT IDUL ADHA
solat hari raya haji atau hari quran,dilaksanakan 10 dzulhijjah, tiap rakaat sebelum baca al-fatiha hendaklah baca tasbih 7 kali di rakaat pertama dan 5 kali di rakaat kedua tidak diperbolehkan minum atau makan sebelum solat, banyaknya 2 rakaat, waktunya setelah terbit matahari, berjamaah,rakaat pertama takbir 7 kali dan rakaat kedua 5 kali, takbir pada hari idul adha dari hari arafah subuh hingga ashar hari akhir tasrik(hakim) Niatnya: usholli sunnatan li idiil adha ra’ataini lillahi ta’alaa.
77.         SHOLAT AKHIR TAHUN
Dikerjakan di akhir tahun (tanggal 30 dzul hijjah) sebanyak 4 rakaat 2 salam dan waktunya sebelum masuk sholat dzuhur, tiap tiap rakaat membaca al fatihah 7 kali, al-ikhlas 10 kali, al kautsar  10 kali.
Niatnya:
اصلى سنة لأخر السنة ركعتين لله تعالى
78.         SHOLAT QOBLAN NAUMI (Sebelum tidur)
79.         SHOLAT LI THALABIL KASBI (dalam rangka mencari kasab usaha)
80.         SHOLAT LI QADHAA ID DAINI (shalat sunnah terbayarnya hutang piutang)
81.         SHOLAT LI QUWWATIL HIFDI WA SUR’ATIL FAHMI (shalat sunnah kuatnya hafalan dan cepatnya pemahaman)
82.         SHOLAT LAILATUL MI’RAJ
83.         SHOLAT DZULHIJJAH
84.         SHOLAT SYUKRUL LAILI
85.         SHOLAT SYUKRUN NAHAR
86.         SHOLAT WAJ’UL BATHNI (SAKIT PERUT)
87.         SHOLAT WAJ’UH DHIRSI (SAKIT GIGI)
88.         SHOLAT ISTIQAMAH BI RIYAADHATILLAH
89.         SHOLAT TANWIRUL QALBI (HATI BERCAHAYA)
90.         SHOLAT SYUKRAN LIL WALIDAIN
91.         SHOLAT SYUKRAN LILAHI TA’AALA
92.         SHOLAT KIFARATUSH
93.         SHOLAT AL-HUBB
94.         SHOLAT KHITHBAH (MEMINANG)
95.         SHOLAT SETELAH QURBAN
96.         SHOLAT LI HIFDHI QURAN WA THARDIN NISYAN
97.         SHOLAT ANZILIL QOBRI
98.         SHOLAT MALAM IDUL FITRI
99.         SHOLAT DAR’UL FAQOH
100.     SHOLAT GHAIB
101.     SHOLAT SUNNAH NADZAR

# yang membatalkan solat yaitu: 1) terkena najis 2) berhadas (hadas kecil atau hadas besar) 3) makan atau minum (waktu solat menelan air atau sisa makana yang ada dimulut) 4) terbuka auratnya 5) waktu siang menyaringkan bacaan (imam cukup takbir saja) kecuali jumat 6) berpaling dari kiblat 7) merubah niat(sekali berniat mulai takbir sampai selesai atau salam 8) menambah rukun 9) mengurangi rukun 10) berbicara atau tertawa.

apabila terdapat kesalahan silahkan dikomentari